malam ini rembulan menyembunyikan sinarnya, begitu juga malam ini yg meraung sepi karena hujan tlah membasahi dunia ini.
kupikir cuma mimpi namun rembulan menyadarkan arti hidup yg tlah kulalui bersama semua
memulai lagi jalan hidup yg menemani semua teman yg ada.
diari malam mencekam tlah kuhilangkan, teman ku tlah hadir kembali.
kuingat saat kelam kulalui, tersingkir dari ramainya senyum, terbuang dari lingkaran kebersamaan.
namun saat malam tlah kembali dunia ini merampas sunyi, aku hanya terdiam menepi
kilatan malam bagai sergapan yg tiba tiba menyadarkan hatiku
semua tanpa kusadari hingga akhirnya embun menyambutku dipagi hari
kembali merindukan siang yg tlah kutingkalkan, biar mimpi malam dan sunyi yg mengantarku berjalan, teman yg menemaniku , akupun hanya teman yg akan menemani malamnya yg sepi.
desir angin, dingin embun, terik mentari,semuanya adalah teman sepiku yg nyata
ruas jari yg menari diatas senar gitar menambah sunyi merangkulnya dalam melodi irama malam
kilatan malam bersama melodi yg kumainkan , semoga indah merajai dunia ini..
.
.peace men gue cuma bisa ngepost tulisan nggk penting ini
keep read
viewers
Selasa, 21 Juni 2016
Minggu, 12 Juni 2016
Kompor gas politik
Kompor
gas politik
Setiap paginya
bersarapan debu
Menanaknya dalam kompor
gas
Yg setiap waktu kan
meledak
Kompor gas kompor moral
bangsa
Komplotan pejuang
digedung
Menjajikan para budaknya
satu kedamaian
Disis lain merampas hati
dan jiwanya
Jiwa yg lama terpapas
pedih
Kini semakin hina dan tak berarti
Pemimpin pun kini
terpimpin
Kuasa tak lagi kuasa
Kuasa tlah dikuasai
Tak ada tempat tuk
mundur
Majupun takkan seindah
dulu
Bangsa tikus bangsa
Pengerat segala daya
Menampakkan ekor panjang
Disetiap detil
perampasan moral dan uang
Koruptor komplotan
pencaci kebenaran
Pencuri kepastian hukum
negeri ini bukan safana
yg dipenuhi buasnya
pemangsa
negeri ini bukanlah
kebun binatang
yg mengekang semua
kebebasan
negeri ini adalah tempat
dimana
ada keadilan
dan bukan negeri yg
semata mata berdiri
karena keserakahan para
petingginya
Senandung raja hutan
Senandung raja hutan
Hentikan sunyi dalam rimba
Sang raja yg tlah terbangun
Kembali kuasai rimba
Yg sejak kemarin hampa
Singa singa mengaum bagaikan
menyanyi
Pecahkan malam disafana
afrika
Seram penuh taring tajam yg
siap menerkam
Dan sorotan mata yg penuh
harap
Senandung raja singa
Senandung auman irama
Menanyakan alam yg
membingungkan
Penuh gelisah
Dan keraguan
Oh raja pimpin kami
Menghadapi gelisah panjang
tak menentu
Teman sajak
Teman
sajak
Yg
menemani sebuah sajak
Sajak
lusuh yg berserakan
Berhamburan
tanpa maksud
Teman
, temanilah sajak ku
Ku
akan pergi jauh
Sajak
ku kesepian
Teman
ku, ,teman ku
Jgn
ikut aku pergi
Temani
sajakku yg sendiri
Teman.
.ingatlah
Sajak
ku tak berteman dg lukisan
Ataupun
sebuah patung
Yg
kian lama semakin pudar
Teman.
.ingat lah sajakku itu abadi
Langganan:
Postingan (Atom)
