viewers

Selasa, 21 Juni 2016

kilatan malam

malam ini rembulan menyembunyikan sinarnya, begitu juga malam ini yg meraung sepi karena hujan tlah membasahi dunia ini.
kupikir cuma mimpi namun rembulan menyadarkan arti hidup yg tlah kulalui bersama semua
memulai lagi jalan hidup yg menemani semua teman yg ada.
diari malam mencekam tlah kuhilangkan, teman ku tlah hadir kembali.
kuingat saat kelam kulalui, tersingkir dari ramainya senyum, terbuang dari lingkaran kebersamaan.
namun saat malam tlah kembali dunia ini merampas sunyi, aku hanya terdiam menepi
kilatan malam bagai sergapan yg tiba tiba menyadarkan hatiku
semua tanpa kusadari hingga akhirnya embun menyambutku dipagi hari
kembali merindukan siang yg tlah kutingkalkan, biar mimpi malam dan sunyi yg mengantarku berjalan, teman yg menemaniku , akupun hanya teman yg akan menemani malamnya yg sepi.
desir angin, dingin embun, terik mentari,semuanya adalah teman sepiku yg nyata
ruas jari yg menari diatas senar gitar menambah sunyi merangkulnya dalam melodi irama malam
kilatan malam bersama melodi yg kumainkan , semoga indah merajai dunia ini..
.
.peace men gue cuma bisa ngepost tulisan nggk penting ini
keep read

Minggu, 12 Juni 2016

Kompor gas politik

Kompor gas politik

Setiap paginya bersarapan debu
Menanaknya dalam kompor gas
Yg setiap waktu kan meledak
Kompor gas kompor moral bangsa

Komplotan pejuang digedung
Menjajikan para budaknya satu kedamaian
Disis lain merampas hati dan jiwanya
Jiwa yg lama terpapas pedih
Kini semakin hina  dan tak berarti

Pemimpin pun kini terpimpin
Kuasa tak lagi kuasa
Kuasa tlah dikuasai
Tak ada tempat tuk mundur
Majupun takkan seindah dulu

Bangsa tikus bangsa
Pengerat segala daya
Menampakkan ekor panjang
Disetiap detil perampasan moral dan uang
Koruptor komplotan pencaci kebenaran
Pencuri kepastian hukum


negeri ini bukan safana
yg dipenuhi buasnya pemangsa
negeri ini bukanlah kebun binatang
yg mengekang semua kebebasan
negeri ini adalah tempat dimana
ada keadilan
dan bukan negeri yg semata mata berdiri
karena keserakahan para petingginya


Senandung raja hutan



Senandung raja hutan





Hentikan sunyi dalam rimba
Sang raja yg tlah terbangun
Kembali kuasai rimba
Yg sejak kemarin hampa

Singa singa mengaum bagaikan menyanyi
Pecahkan malam disafana afrika
Seram penuh taring tajam yg siap menerkam
Dan sorotan mata yg penuh harap

Senandung raja singa
Senandung auman irama
Menanyakan alam yg membingungkan
Penuh gelisah
Dan keraguan
Oh raja pimpin kami
Menghadapi gelisah panjang tak menentu


Teman sajak

Teman sajak


Yg menemani sebuah sajak
Sajak lusuh yg berserakan
Berhamburan tanpa maksud
Teman , temanilah sajak ku

Ku akan pergi jauh
Sajak ku kesepian
Teman ku, ,teman ku
Jgn ikut aku pergi
Temani sajakku yg sendiri

Teman. .ingatlah
Sajak ku tak berteman dg lukisan
Ataupun sebuah patung
Yg kian lama semakin pudar

Teman. .ingat lah sajakku itu abadi